Download Tata Ibadah Jadwal Kebaktian Lihat Arsip

Jadwal Kebaktian : Minggu 22 Maret 2020

"AKUKAH ANAK TERANG?"

——— Efesus 5:8-14

Dalam menanggapi situasi global dan lokal sekarang ini yaitu virus Corona yang mewabah serta yang diakibatkannya, dibutuhkan sikap hidup sebagai manusia yang disebut sebagai anak-anak terang. Sebab hidup anak-anak terang berbuahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran. Juga berbajuzirahkan iman dan kasih serta berketopongkan pengharapan keselamatan (band. 1 Tes. 5:8).

Itu berarti kita harus melakukan kebaikan, keadilan, kebenaran dalam iman dan kasih.

Melakukan kebaikan saat darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia, berarti mengikuti semua keputusan badan terkait yang ditetapkan pemerintah. Baik itu surat edaran menteri kesehatan, no. HK.2.01/Menkes/202/2020 tentang protokol isolasi diri sendiri dalam penanganan coronavirus disease (covid 19). Juga surat edaran menteri agama, no. se.1 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol penanganan covid 19 pada rumah ibadah. Juga keputusan kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) no.13.A tahun 2020 tentang perpanjangan masa darurat bencana hingga 29 Mei 2020. Serta imbauan MPH PGI, pesan pastoral GKI, arahan BPMSW GKI Jawa Tengah dan yang lainnya. Semua imbauan itu semata agar manusia warga negara Indonesia, bisa terlepas dari virus corona dan akibat yang ditimbulkannya. Memahami dan menuruti semuanya itu sungguh perbuatan anak terang dan untuk kebaikan banyak orang.

Melakukan keadilan berarti kita tidak mencari keuntungan sendiri. Kita harus menunjukkan sikap anak terang dengan berbagi dengan setiap orang yang membutuhkan. Membeli masker, pembersih tangan, bahkan kebutuhan lainnya seperlunya. Tidak memonopoli, tidak menimbun dan tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan. Berlakulah adil agar semua orang tidak tertular virus corona, dengan cara memeriksakan diri ke dokter seperlunya, menggunakan masker di tempat umum, mengurangi kegiatan yang bersinggungan dengan orang banyak bahkan kalau perlu tinggal di rumah sesuai imbauan.

Melakukan kebenaran berarti kita tulus, berterus terang dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi. Jangan hoax! Jangan memviralkan berita hoax. Sampaikanlah semua hal dengan sikap moral dan cinta kasih.

Yang tidak kalah penting adalah dalam iman, menanggapi segala sesuatu dengan baik dan tidak berpikir negatif. Memilah dan memilih kata-kata yang tepat dalam menanggapi dan menyampaikan pesan.

Pastinya, jangan lupa berdoa. Bertanyalah pada Tuhan apa rencana-Nya dengan semua yang sedang terjadi. Mendoakan pemerintah dan para medis serta keluarganya, agar diberikan hikmah dan kekuatan dalam melaksanakan tugasnya. Berdoa bagi setiap orang yang sedang diisolasi atau diperiksa secara medis agar sembuh, sehat dan waras. Berdoa bagi keluarga mereka. Juga ambillah kesempatan untuk merefleksikan dan mensyukuri hidup anugerah Tuhan.

Kiranya Kristus bercahaya dan terpancar melalui sikap kita. Amin. (TMP)

Pelayan Kebaktian